karya puisi pmpt

 Karya puisi 

puisi -puisi karya anggota pmpt 
Di karang  ku  ayi Dais mutira salma
 bade ngajentre ken sakedik tentang ayi dais salaku anu tos ngarang puisi
 wastana dais mutira salma .




Saya hidup bersama ibu, seorang perempuan hebat  sekaligus ayah yang menjadi sosok terbaik dalam hidup saya. 15th sudah semuanya berlalu, namun rasanya masih begitu pilu segala hal yang dahulu menjadi bahagiaku kini runtuh luluh lantah. Kala itu  berita perpisahan membuat saya merasa kecewa dan hancur sejadi-jadinya.


Sejak saat itu, saya memulai kembali menata hati membalut luka serta kecewa semampu yang saya bisa kemudian saya melepaskan segalanya  melalui kertas serta pena yang senantiasa menemani saya setiap harinya.

Dais Mutiara Salma

Tempat, tanggal lahir : Ciamis, 23 September 1999

Alamat : Jl. Raya Sukadana Nomor 201, Dusun Ciaren RT/RW 003/005 Desa Sukamaju Kecamatan Baregbeg Kabupatén Ciamis. 

Agama : Islam

Gmail : daismutiara@gmail.com

Ig : @mutiaradais_

Twitter : @Mutiaradais

Pendidikan formal :

Raudhatul Athfal Sabilissalam (2006)

Madrasah Ibtidaiyah PUI Cibeunying (2012)

MTs Negeri 4 Ciamis (2015)

MA Negeri 2 Ciamis (2018)

 

Kau ? Dan Ketidakpastian

 

Ada banyak hal yang ingin ku tanyakan, selain tentang kepastian yang kau janjikan. 

 

Sampai detik ini aku masih menantikan, jawaban seperti apa  yang akan kau berikan.. Nyatanya, hanya kalimat gantung yang kau utarakan..

 

Apa yang membuatmu resah ? Dari sekian pertanyaan yang ku  ajukan jawaban mu hanya terserah.. 

 

Ayo bicaralah, katakan sebenarnya apa yang membuatmu begitu pasrah.. 

 

Dari janji-janji yang pernah diucapkan, aku masih menunggumu dengan penuh kesetiaan.. 

 

Namun, entah sampai kapan aku mampu bertahan.  Lantas manakah kepastian yang dulu kau janjikan ? Nyatanya semua tidak lebih dari sekedar bualan.

 

@mutiaradais_

 

 

 Tentang Pergi & Kembali

 

Resah dan gelisah keadaan dimana semua hal terasa tidak nyaman, menjadi tenang pun terasa begitu sulit dilakukan..

 

Jangankan berpikir jernih untuk memutuskan jalan keluar dari permasalahan, kondisi ini benar-benar membuat segalanya berantakan. 

 

Salah-salah yang ada hanya berakhir dengan kekecewaan

Seperti halnya tentang kedatangan, kehadirannya memberikan kebahagiaan..  

 

Namun satu yang perlu diperhatikan,  bahwa kepedihan dari  kedatangan ialah berujung dengan  kepergian..

 

Dan ingat ini..

Sejauh apa pun tentang pergi, langkah kaki jauh  lebih memahami kemana tempatnya kembali.

 

@mutiaradais

 


 

 Manusia Sebagai Hamba

Sebagai seorang manusia biasa, mengusahakan semampu yang bisa dilakukan

Merelakan tanpa penyesalan, menyimpan setiap rasa sampai akhirnya diteguhkan 

Merencanakan dengan terus memperjuangkan, menggenggam harapan bersama do'a yang senantiasa dilangitkan 🍂

@mutiaradais_

 


 


0 komentar