Maluruh Tatar Sunda Zaman Baheula
bersama kang Arisandi
Dalam rangka kajian mingguan yang diprakarsai oleh bidang Pedidikan dan Keilmuan, Baca Daring kali ini mengangkat tema "Maluruh Tatar Sunda Zaman Baheula”Kajian yang dilangsungkan secara online melalui aplikasi Whatapps ini diikuti oleh 42 orang peserta, Kang Arisandi sebagai pemantik sukses menghipnotis para peserta kembali ke zaman baheula lagi (05/05/2020).
Rangkuman
Sunda berasal dari kata sun-da.Sun= matahari
Da= cahaya
Maka secara harfiah arti Sunda adalah "cahaya penerang" yang mana orang sunda harus bisa membawa efect jera untuk masyarakat lainnya.
Orang sunda terkenal dengan lemah lembutnya sehingga di berbagai literatur ada yang menyebutkan bahwa "orang sunda adalah orang-orang yang bisa dikatakan mudah menerima keberadaan islam" kenapa? Karena orang Sunda bisa dikatakan sudah Islam sejak dulu jauh sebelum Islam datang. Maksudnya nya Islam di situ Islam secara moral, suka berbagi,bersosial, tolong-menolong, dan lain-lain. Sehingga hal itu menjadikan islam mudah masuk ke kehidupannya.
Diskusi mengenai tatar sunda masa silam menjadi sebuah materi yang sanganat pantas dan penting untuk didiskusikan karena hal ini berkaitan langsung dengan daerah kita sendiri. Tatar sunda secara wilayah yang berada di pulau jawa bagian barat, mempunyai kebudayaan dan etnik yang masih dipertahankan. dewasa ini wilayah tatar sunda mencakup provinsi jawa barat dan banten. apabila didasarkan pada perkembangan kebudayaan sunda, maka pengertian tatar sunda lebih luas dari provinsi jawa barat dan banten, demula meliputi wilayah seluruh jawa bagian barat dan jawa bagian tengah, terdapat wilayah yang masyarakatnya dalam seharai-hari bertutur bahasa sunda.
Di dalam bingkai sejarahnya, kerajaan yang pertama berdiri di wilayah tatar sunda (dalam sebutan sekarang) yaitu berdiri kerajaan tarumanagar dengan rajanya purnawarman sekitar abad ke-4 M. kerajaan ini sangat dimungkinkan mendirikan kedaton di wilayah pantai utara antara DKI jakarta samapai wilayah bekasi dengan batas wilayahnya yaitu mencakup seluruh sungai citarum. dari nama sungai inilah nama kerajaan tarumanagara diambil "CI-TARUM"
sri maharaja purnawarman ketika mulai naik tahta sekitar 395 M kemudian memindahkan dan mengubah nama ibu kota Tarumanagara yang dulunya bernama Jayasingapura menjadi Sundapura, nama Sunda pura berarti kota sunda.
Pada masa pemerintahan linggawarman (penerus purnawarman) sekitar tahun 666 M keadaaan kerajaan sangat mundur sehingga kemudian dialihkan kepada raja Tarusbawa dan mengalihkan ibu kota ke pedalaman wilayah bogor dengan nama keraton "sri Kadatuan Bima-Puntra Narayana_Madura-Suradipati yang kemudian dikenal dengan sebutan Pakuan Pajajaran kemudian nama kerajaan pun diubah oleh tarusbawa menjadi kerajaan Sunda. tarusbawa memerintah di kerajaan Sunda sekitar 669 M-723M sekitar 54 tahun. (Zamzam Zamaludin Yusup/Moderator)
Paguyuban anu ngahijikeun Mahasiswa asal Priangan Timur (Sumedang, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar dan pangandaran) nu kuliah di kabupaten/kota Cirebon.

0 komentar